Nyeri Lutut Saat Sholat: Penyebab dan Cara Mengatasinya
Gerakan sholat seperti rukuk, sujud, dan duduk tahiyat menuntut lutut menekuk dalam. Bagi yang sendinya bermasalah, momen ibadah justru terasa menyiksa. Berikut penyebab dan solusinya.
Mengapa Lutut Sakit Saat Sholat?
Saat sujud dan duduk di antara dua sujud, lutut menekuk hampir penuh dan menahan beban tubuh. Bila bantalan sendi (tulang rawan) menipis, tulang saling bergesekan sehingga timbul nyeri, ngilu, atau bunyi "kretek". Posisi statis yang lama juga membuat sendi kaku.
Penyebab yang Umum
- Pengapuran sendi lutut (osteoarthritis).
- Penurunan kolagen sehingga bantalan sendi menipis.
- Kelebihan berat badan yang menambah tekanan pada lutut.
- Cedera lama atau otot paha yang lemah.
Cara Mengatasi Nyeri Lutut Saat Sholat
- Lakukan pemanasan dan peregangan ringan sebelum sholat.
- Gunakan alas yang empuk untuk mengurangi tekanan saat sujud.
- Perkuat otot paha (quadriceps) dengan latihan ringan.
- Jaga berat badan ideal.
- Cukupi nutrisi sendi seperti kolagen untuk menutrisi bantalan sendi.
- Bila nyeri berat atau menetap, konsultasikan ke dokter.
Pelajari lebih dalam di Obat Pengapuran Sendi dan Manfaat Kolagen untuk Sendi dan Tulang.
Kola Go — Kolagen Halal untuk Sendi & Tulang
Kolagen murni dari tulang sapi halal, sudah BPOM RI + Halal MUI. Membantu menutrisi bantalan sendi dan mendukung kekuatan tulang.
Rp480.000 → Rp460.000 → Rp437.000 / Paket Terapi 1 Bulan
Pertanyaan yang Sering Diajukan (FAQ)
- Kenapa lutut sakit saat sujud dan duduk tahiyat?
- Karena lutut menekuk dalam sambil menahan beban; bila bantalan sendi menipis, timbul nyeri dan ngilu.
- Apakah nyeri lutut saat sholat bisa hilang?
- Bisa dikurangi dengan menjaga berat badan, memperkuat otot paha, alas empuk, serta nutrisi sendi seperti kolagen.
- Kapan harus ke dokter?
- Bila nyeri berat, bengkak, atau tidak membaik setelah perawatan mandiri.
Artikel ini bersifat informasi umum dan bukan pengganti nasihat medis. Untuk keluhan yang berkelanjutan, konsultasikan dengan dokter. Kola Go adalah suplemen kesehatan, bukan obat.